Anggun C Sasmi Heran Setelah Mama, Bahasa SMS yang Anggun untuk Nenek Minta Pulsa

19. December 2017 Berita 0
Anggun C Sasmi Heran Setelah Mama, Bahasa SMS yang Anggun untuk Nenek Minta Pulsa

Anggun C Sasmi Heran Setelah Mama, Bahasa SMS yang Anggun untuk Nenek Minta Pulsa

Seiring perkembangan zaman, teknologi yang ada juga semakin berkembang. Berbagai perusahaan mencoba untuk berinovasi dalam mengembangkan teknologi yang ada. Berbagai macam gadget dan pulsa murah kini menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi diberbagai kalangan masyarakat. Dengan adanya gadget dan juga pulsa, keluarga atau kerabat yang terpisah tidak lagi terhambat oleh jarak yang jauh karena sekarang mereka dapat dengan mudah berbagi kabar dan informasi. Misalnya seperti artis terkenal tanah air yang kini tinggal di Perancis, Anggun C Sasmi. Anggun kini memanfaatkan teknologi yang ada untuk saling menyapa dengan keluarganya yang berada di Indonesia. Namun, tidak semua orang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi ini dengan bijak karena ada beberapa oknum-oknum yang mengambil kesempatan ini untuk mengambil keuntungan bagi diri sendiri dengan berbuat jahat terhadap orang lain.

Aneh, Setelah Mama, Bahasa SMS yang Anggun untuk Nenek Minta Pulsa

Misalnya, berbagai kasus penipuan melalui telepon atau juga SMS yang dikirimkan ke banyak nomor. Maraknya kasus penipuan dengan memanfaatkan teknologi di Indonesia kini satu persatu ditangani oleh pihak yang berwajib. Seperti yang sudah banyak diketahui orang kasus penipuan dengan berkedok “mama minta pulsa” misalnya. Kasus yang satu ini sudah banyak memakan korban dan sekarang semua orang sudah mengetahui modus penipuan tersebut sehingga tidak ada lagi kmorban yang kena tipu. Tampaknya modus penipuan “mama minta pulsa” ini sudah gagal mengelabuhi para pengguna telepon genggam. Namun para penipu tidak kehabisan akal karena mereka terus mencari cara untuk terus melakukan penipuan. Salah satunya adalah dengan mengganti “mama” menjadi “nenek” yang minta pulsa. Modus baru ini cukup menggelitik bagi sebagian orang karena cukup jarang nenek-nenek yang peduli untuk menggunakan telepon genggam apalagi gadget. Format SMS yang dikirimkan cukup mirip dengan modus penipuan sebelumnya yaitu “mama minta pulsa”

Pelaku penipuan ini mengirimkan SMS dengan modal pulsa murah kebanyak nomor dengan mengaku dirinya sebagai nenek dari target yang ingin mereka tipu. Dalam SMS tersebut. Si nenek ini mengaku bahwa dirinya masuk rumah sakit dan membutuhkan pulsa untuk menghubungi orang lain. Nenek dalam pesan penipuan tersebut juga akan menyebutkan nominal pulsa yang dia inginkan untuk dikirim ke nomor tertentu. Lalu, secara tersirat ia menjelaskan bahwa nomor yang ia pakai untuk mengirim SMS tersebut bukanlah nomor yang ia memiliki. Maka dari itu, dalam SMS tersebut pula ia akan memberikan nomor lain yang dimaksud sebagai nomornya. Diakhir pesan singkat tersebut biasanya ada kata-kata yang menjanjikan untuk mengganti nominal pulsa yang dikirim serta akan menghubungi kembali orang yang menjadi target penipuannya tersebut. Bagi sebagian orang, tentunya hal ini cukup tidak masuk diakal dan dapat mudah ditebak bahwa pesan singkat tersebut merupakan modus penipuan juga.

Seorang wanita yang berasal dari Malang bernama Amelia ini yang menjadi salah satu orang yang mendapatkan sms penipuan tersebut. Namun saat ditanyai mengenai keterangan SMS penipuan tersebut, ia malah tertawa karena ia menjelaskan bahwa neneknya tidak mengerti dan tidak memiliki telepon genggam yang artinya tidak mungkin mengirimkan pesan semacam itu. Oleh karena itu ia dapat langsung mengetahui bahwa pesan tersebut merupakan modus penipuan baru yang menggantikan “mama minta pulsa” menjadi “nenek minta pulsa”. Respon yang diberikan oleh masyarakat untuk kasus ini juga cukup beragam, namun kebanyakan dari mereka merespon hal tersebut sebagai bahan bercandaan semata karena memang pesan tersebut cukup lucu jika dijadikan sebagai bahan penipuan.
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/lucu-setelah-mama-kini-ada-sms-nenek-minta-pulsa.html


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *