Anggun C Sasmi Setuju Kini Tidak Dapat Lagi Membuang Kartu Perdana

18. December 2017 Berita 0
Anggun C Sasmi Setuju Kini Tidak Dapat Lagi Membuang Kartu Perdana

Anggun C Sasmi Setuju Kini Tidak Dapat Lagi Membuang Kartu Perdana

Anggun C Sasmi Setuju Kini Tidak Dapat Lagi Membuang Kartu Perdana

Kartu perdana merupakan hal yang wajib dimiliki oleh para pengguna telepon seluler karena untuk menjalankan fungsi dari telepon yang anda miliki, anda perlu nomor yang tertera pada kartu perdana tersebut agar dapat menghubungi dan dihubungi oleh orang lain. Jarak yang jauh membentang bukan lagi halangan bagi orang untuk saling berinteraksi misalnya yang terjadi pada artis Indonesia, Anggun c sasmi, yang sekarang tinggal di luar negeri namun dapat dengan mudah berkomunikasi dengan keluarganya yang ada di tanah air. Tentunya selain nomor telepon pada kartu perdana, hal lain yang harus ada jika anda ingin menghubungi orang lain adalah pulsa HP yang bisa anda isi dengan membeli pulsa elektrik murah dibeberapa agen pulsa. Yang dari dulu kita tahu, registrasi kartu perdana sangatlah mudah hanya perlu memasukan data-data sederhana lalu orang-orang bisa langsung menggunakan nomor tersebut.

Maka dari itu banyak sekali peminat kartu perdana bahkan tidak sedikit orang yang suka bergonta-ganti kartu. Apalagi kartu perdana yang isinya adalah paket data, kartu ini sangat laris dipasaran dan banyak juga orang yang membelinya berkali-kali meski harus bergonta-ganti nomor telepon. Kartu perdana paket data banyak diminati karena harganya yang lebih murah daripada membeli dan mengaktifkan paket data dengan cara yang konvensional dan tentunya kartu perdana data ini juga memiliki banyak promo-promo menarik yang bisa konsumen dapatkan dengan mudah. Banyak orang yang lebih memilih ponsel yang memiliki fitur dual SIM card agar dapat memiliki 2 nomor sekaligus pada satu HP. Misalnya yang terjadi pada seorang perempuan yang bernama Tika (25) yang memiliki HP dual SIM card. Ia memiliki satu kartu sebagai nomor pribadi yang sudah dimilikinya dari dulu dan satunya lagi merupakan kartu data yang ia gonta-ganti ketika kuota datanya habis.

Setelah habis kuota datanya, tentunya kartu yang dimiliki akan dibuang dan ia akan membeli lagi kartu data yang baru, Ia beralasan bahwa cara tersebut jauh lebih murah daripada harus membeli dan memperpanjang paket data dengan cara yang konvensional. Misalkan dengan Rp. 100ribu, jika membeli paket data secara konvensional, ia akan mendapatkan kuota sekita 3,5GB namun jika ia membeli kartu data, ia bisa mendapatkan lebih dari 5 GB tentunya dengan promo menarik lainnya. Namun hal ini akan lebih sulit dilakukan, karena sekarang pemerintah memberlakukan sistem registrasi ulang dimana satu NIK hanya dapat memiliki maksimal 18 nomor kartu perdana stok pulsa elektrik yang berlaku pada seluruh operator yang ada di Indonesia. Jadi setiap orang yang membeli nomor baik kartu perdana maupun kartu internet yang berisi kuota data, mereka harus melakukan registrasi dengan memasukkan NIK.

Ketut Pribadi dari pihak Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menyatakan jika sistem ini berlaku untuk membandingkan valid atau tidaknya data yang diberikang dengan yang ada di Kementerian Dalam Negeri. Jika data yang diberikan tidak valid, maka kartu yang anda registrasikan tersebut tidak dapat aktif. Beliau juga menjelaskan bahwa sistem ini berlaku agar mereka dapat melakukan pengecekan dan pemblokiran nomor-nomor yang dapat mengganggu dan merugikan masyarakat. Karena banyak sekali kejadian yang termasuk cyber crime ini dengan menggunakan nomor telepon misalnya penipuan, penjualan barang terlarang hingga pelecehan seksual. Jika terjadi hal tersebut, pemerintah bisa langsung melacak dan melakukan tindakan tegas bagi pelakunya.

Sumber: http://wartakota.tribunnews.com/2017/10/24/tidak-bisa-lagi-buang-buang-kartu-perdana


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *