Syarat Ekspor Sarang Walet ke China & Perancis

02. March 2018 Berita 0

 

Ekspor sarang burung walet Indonesia, terutama ke Tiongkok menunjukan tren meningkat. Tercatat pada tahun 2016 ekspor sarang burung walet Indonesia menempuh 23 ton dari 7 perusahaan terdaftar, dan pada tahun 2017 menempuh 52 ton dari 8 perusahaan teregistrasi.

Malah, sampai dengan tahun 2017, sarang walet Indonesia menguasai sekitar 70% pasar Tiongkok bila dibandingi dengan Malaysia dan Thailand. Pada bulan Januari 2018, ada 7 perusahaan dari 8 perusahaan yang terdaftar melakukan ekspor sarang burung walet ke Tiongkok dengan volume menempuh 4 ton lebih.

Di 2018 ini, malahan Indonesia menargetkan bisa mengekspor 100 ton ke Tiongkok bahkan ke Perancis. Jumlah hal yang demikian 10% dari total target ekspor 2018 yakni 1.000 ton.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Banun Harpini mengatakan, bagj para pengusaha sarang walet untuk melihat 3 persyaratan utama agar dapat ekspor ke China. Ketiga syarat utama hal yang demikian yakni ketelusuran (traceability), bersih dengan kandungan nitrit <30 ppm dan sudah diproses pemanasan 70ºC selama 3,5 detik.

 

Baca juga: Wisata Perancis Yang Wajib Dikunjungi

Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk memenuhi persyaratan yang dipinta pihak Tiongkok, untuk bisa mengekspor sarang burung walet ke Tiongkok, tempat pemrosesan patut diatur sebagai Instalasi Karantina Binatang dan mendapatkan nomor registrasi. Begitu juga dengan rumah walet yang menjadi sumber bahan baku sarang walet sepatutnya teregistrasi pula.

Untuk permudah, sekarang permohonan penetapan IKH dan registrasi rumah walet telah dapat dikerjakan secara online melewati aplikasi APIKH (Aplikasi Penetapan Instalasi Karantina Hewan).

Sumber:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *